Dinas Kesehatan DKI Jakarta Mencatat Orang Positif Terpapar Corona Sebanyak 3.810 - Mediajakarta.com | Situs Berita Jakarta Terkini

Post Top Ad

Dinas Kesehatan DKI Jakarta Mencatat Orang Positif Terpapar Corona Sebanyak 3.810

Dinas Kesehatan DKI Jakarta Mencatat Orang Positif Terpapar Corona Sebanyak 3.810

Share This

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lantaran pandemi COVID-19 atau Corona belum juga berakhir. 

Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 17.883 spesimen. 

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 15.558 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.810 positif dan 11.748 negatif. "Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 269.880. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 107.977" terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 1.997 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 20.662 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 310.039 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 284.579 dengan tingkat kesembuhan 91,8%, dan total 4.798 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 21,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta.(Wan)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad