Orang Terpapar COVID-19 di Jakarta Terus Bertambah, Warga Diimbau Displin Terapkan 3 M - Mediajakarta.com | Situs Berita Jakarta Terkini

Post Top Ad

Orang Terpapar COVID-19 di Jakarta Terus Bertambah, Warga Diimbau Displin Terapkan 3 M

Orang Terpapar COVID-19 di Jakarta Terus Bertambah, Warga Diimbau Displin Terapkan 3 M

Share This
JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lantaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah. 

Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, penambahan kasus saat ini banyak terjadi di lingkungan keluarga dan komunitas. 

"Perlu tetap menerapkan 3M, di manapun dan kapanpun. Maka, kita harus bekerja sama menekan laju penyebarannya," imbaunya.

Lebih lanjut, Dwi menjelaskan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 17.001 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 14.997 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.559 positif dan 12.438 negatif. 

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 3.395 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 836 kasus dari 1 RS BUMN dan 1 laboratorium swasta, 5 hari terakhir yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 224.321. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 102.077," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 410 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 21.679 (orang yang masih dirawat / isolasi).


Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 227.365 kasus. 


Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 201.907 dengan tingkat kesembuhan 88,8%, dan total 3.779 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,9%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 18,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 9,5%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 (Wan)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad