Dari 14.218 orang dites PCR di Jakarta, 3.232 Dilaporkan Positif Terpapar Corona - Mediajakarta.com | Situs Berita Jakarta Terkini

Post Top Ad

Dari 14.218 orang dites PCR di Jakarta, 3.232 Dilaporkan Positif Terpapar Corona

Dari 14.218 orang dites PCR di Jakarta, 3.232 Dilaporkan Positif Terpapar Corona

Share This

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Pemprov DKI Jakarta masih terus memasifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 16.924 spesimen. 


Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 14.218 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.232 positif dan 10.986 negatif.


 "Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 3.536 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 304 kasus dari 1 RS Swasta dan 1 Laboratorium Swasta, 3 hari terakhir yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 222.761. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 102.992," terangnya. 


Diungkapkan jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 1.289 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 22.089 (orang yang masih dirawat / isolasi). 


Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 223.970 kasus. 

Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 198.136 dengan tingkat kesembuhan 88,5%, dan total 3.745 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,9%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 18,5%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 9,4%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. 

Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. 


Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki.

Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta (Marwan Azis)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad