Ini Perkembangan Kasus Covid-19 di Jakarta Pertanggal 18 Oktober - Mediajakarta.com | Situs Berita Jakarta Terkini

Post Top Ad

Ini Perkembangan Kasus Covid-19 di Jakarta Pertanggal 18 Oktober

Ini Perkembangan Kasus Covid-19 di Jakarta Pertanggal 18 Oktober

Share This

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. 


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 9.353 spesimen. 

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.295 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 876 positif dan 6.419 negatif. "Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 971 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 95 kasus tanggal 9-13 Oktober 2020 dari 1 laboratorium RS vertikal yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 106.648. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 71.662," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 13.140 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 94.327 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 79.136 dengan tingkat kesembuhan 83,9%, dan total 2.051 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,5%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,3%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 (Wan)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad