Penanganan Banjir Di 2 Kelurahan Jakarta Barat Dipercepat - Mediajakarta.com | Situs Berita Jakarta Terkini

Post Top Ad

Jakarta, mediajakarta.com -  Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meninjau beberapa titik banjir di sepanjang aliran Kali Angke di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Kedoya Utara dan Duri Kosambi, Jakarta Barat.

“Saya melakukan peninjauan survei di titik-titik banjir di wilayah Kedoya Utara dan Duri Kosambi di Jakarta Barat. Sesuai arahan gubernur agar kita bisa melakukan percepatan, pencegahan, dan penanganan banjir di wilayah DKI Jakarta,” ujar Wagub Ariza di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Untuk pencegahan dan penanganan banjir, Wagub Ariza meminta dilakukan beberapa langkah percepatan. Mulai dari pembebasan lahan, pembangunan sheet pile dan sistem polder yang dilakukan dengan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemprov DKI Jakarta. "Termasuk soal pembiayaan maupun teknis pengerjaannya", kata Wagub Ariza.

Beberapa waktu lalu Pemprov DKI Jakarta bersama Kementerian PUPR dan Kementerian ATR/BPN telah membahas penanganan banjir di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabek-Punjur), sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 yang telah disahkan oleh Presiden Joko Widodo pada April 2020 lalu.

“Mudah-mudahan ke depan kita bisa mengambil langkah-langkah yang lebih cepat dalam rangka pencegahan dan penanganan banjir,” tambah Wagub Ariza.

Wagub Ariza berharap dalam satu bulan ke depan, sudah tersusun perencanaan yang lebih detail dalam bentuk Detail Engineering Design (DED). Sehingga, dirinya berharap pengerjaan penataan aliran sungai dapat dikerjakan tahun ini, termasuk penyelesaian pembangunan sheet pile dan pembebasan lahan.

“Ya nanti kalau sudah dibebaskan dan dibangun, insya Allah warga di sini terbebas dari banjir. Ini kan sekarang kalau airnya pasang, dia banjir,” ujar Wagub Ariza.

Menurut Wagub Ariza, wilyah Kedoya bagian Utara juga kerap mengalami banjir, setiap bulan purnama. Banjir terjadi hingga satu minggu lamanya.

"Mudah-mudahan ke depan nanti setelah dibangun dalam beberapa bulan ke depan sudah tidak ada banjir lagi," pungkas Wagub Ariza. (red)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad