BUMD DKI Jakarta Diminta Lakukan Transformasi Model Bisnis di Tengah Pandemi - Mediajakarta.com | Situs Berita Jakarta Terkini

Post Top Ad

BUMD DKI Jakarta Diminta Lakukan Transformasi Model Bisnis di Tengah Pandemi

BUMD DKI Jakarta Diminta Lakukan Transformasi Model Bisnis di Tengah Pandemi

Share This

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM-  Pandemi Corona  tak hanya menimbulkan krisis kesehatan, tapi juga berimpilikasi pada sektor ekonomi,  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta diminta lakukan transformasi model bisnis agar bisa tetap eksis, berdaya saing dan berkesinambungan di masa Pandemi.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria ketika membuka Workshop Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), di Hotel Novotel Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2020).

Kegiatan Bisnis Forum ini diinisiasi oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Academy DKI Jakarta yang diketuai oleh Arief Nasrudin, yang juga merupakan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya.

"Idealnya BUMD itu harus bisa survive dengan swasta. Apalagi di masa pandemi ini. Jadi kita memang harus tangguh dalam berbagai hal,”ujar politisi Gerindra yang biasa disapa Ariza ini.

Dikatakan, berbagai kebijakan yang diambil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diarahkan agar bisa survive menghadapi Pandemi COVID-19.

“Ini tantangan tersendiri bagi kita semua dalam rangka pencegahan (dan) penanganan. Tantangan yang tidak kalah penting, bagaimana kita bisa mengembalikan pertumbuhan/kegiatan ekonomi. Dan ini sangat bergantung pada peran kita semua, khususnya dari BUMD," tuturnya.

Mantan Anggota DPR-RI ini menekankan optimalisasi KPBU untuk menopang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta.  Karena itu, program transformasi BUMD yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh BUMD di Jakarta dinilainya sangat penting.


Melalui Transformasi BUMD, diharapkan seluruh BUMD DKI Jakarta semakin profesional menjalankan fungsinya sehingga mampu bersaing dan siap menghadapi dinamika bisnis, termasuk di saat Pandemi COVID-19.


"Kami harap para BUMD mulai melakukan identifikasi/pencatatan (aset) dan sebagainya. Supaya kita bisa memanfaatkan aset-aset kita ini degan baik. Kita lihat ke depan, mari perluas pasar, mencari mitra investor yang strategis, bangun bisnis berskala nasional bahkan regional, ciptakan lapangan kerja bernilai tinggi. Bangun ketahanan pangan, berdayakan UMKM agar kita bisa ikut maju. Berkolaborasi dengan investor dan institusi global untuk membuat agar UMKM naik kelas,"paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Ariza juga mengapresiasi dan menyambut positif atas sinergi para stakeholder yang berkolaborasi bersama TGUPP, Badan Pengelola (BP) BUMD dan BUMD Academy DKI Jakarta untuk menggelar Business Forum dalam rangka Transformasi Model Bisnis BUMD agar terus eksis dan berkesinambungan.

Ia mengharapakan melalui Forum Bisnis tersebut, BP BUMD dapat melakukan monitoring dan evaluasi kerjasama antar BUMD serta menerapkan Implementasi sinergi BUMD dalam Key Perfomance Indicator (KPI).

"Jalin sinergi antar BUMD, saling melengkapi, bekerjasama dalam menjalankan core bisnis perusahaan. Konsolidasi antar perusahaan BUMD dan siap menghadapi pasar dalam situasi sesulit apapun. Semoga kita semua bisa bisa bersinergi, supaya kita bisa survive dan tampil. Saya yakin dan optimis, Bapak dan Ibu bisa menjalankan tugas sebagai pimpinan direksi BUMD dengan baik dan memberikan nilai tambah bagi Pemprov DKI, warga Jakarta dan dunia usaha,"tandasnya (Wan)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad