Taman Wisata Ancol Terapkan Protokol Kesehatan di Masa PSBB Transisi - Mediajakarta.com | Situs Berita Jakarta Terkini

Post Top Ad

   Taman Wisata Ancol Terapkan Protokol Kesehatan di Masa PSBB Transisi

Taman Wisata Ancol Terapkan Protokol Kesehatan di Masa PSBB Transisi

Share This
JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM - Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Teuku Sahir Syahali memastikan seluruh protokol kesehatan telah diterapkan secara ketat di kawasan wisata Ancol.

Semua restoran di pantai diperbolehkan buka hanya 50% dari kapasitas normal. Lalu jaga jarak di antrean minimal 1 meter, serta setiap pengunjung wajib memakai masker. Selain itu,  menurut Sahir, kapasitas wahana permainan yang diisi hanya 50%.

"Di gerbang Dufan ada pengaturan flow-nya. Kami atur dari awal flow tersebut dengan marka 2 meter. Ada juga penggunaan mesin tiket tab karena kami akan menjual karcis masuk secara online," ujar Sahir.

Jika biasanya Dufan mampu menampung 15 ribu pengunjung, maka di masa pandemi ini, menurut Sahir, Dufan hanya menjual sebanyak 5 ribu tiket.

"Jadi hanya 30%, tidak sampai 50%. Kami akan melihat dan evaluasi dulu. Kalau 30 persen tidak bisa kami kontrol, bakal kami kurangi kembali," pungkas Sahir.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang meninjau langsung persiapan protokol kesehatan di tempat wisata Dunia Fantasi (Dufan) dan Taman Impian Jaya Ancol, menilai PSBB masa tansisi di fase I, telah dibuka tempat wisata secara bertahap. Salah satunya Ancol dan Ragunan

"Jadi tadi saya lihat protap yang disiapkan oleh Ancol untuk nanti bisa berkegiatan lagi sesuai dengan protokol kesehatan yang ada," ungkap Gubernur Anies.

Usai bersepeda di kawasan wisata yang telah tutup sementara sejak medio Maret lalu, Gubernur Anies menegaskan bahwa keputusan PSBB masa transisi didasarkan pada kajian ilmiah khususnya epidemiologi.

"Protapnya, semuanya ada. Semuanya ada termasuk opsi penutupan sementara kembali karena kita punya ukurannya dan ukurannya nanti kita tentukan," pungkas Gubernur Anies. (jack)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad