Maria Branyas, Wanita Tertua Asal Spanyol Yang Sembuh Dari Covid-19 - Mediajakarta.com | Situs Berita Jakarta Terkini

Post Top Ad

Maria Branyas, Wanita Tertua Asal Spanyol Yang Sembuh Dari Covid-19

Maria Branyas, Wanita Tertua Asal Spanyol Yang Sembuh Dari Covid-19

Share This
SPANYOL, MEDIAJAKARTA.COM - Seorang nenek berusia 113 tahun, diyakini sebagai wanita tertua yang hidup di Spanyol, yang berhasil selamat dari Covid-19. Perempuan bernama Maria Branyas itu telah pulih dan telah keluar dari rumah sakit, pasca-terinfeksi coronavirus pada bulan Maret lalu.

Rosa, putri Maria Branyas mengatakan kepada wartawan, "ibunya dalam kondisi baik dan ingin berbicara lebih banyak", setelah ia bosan harus menjalani isolasi selama lebih dari 2 minggu di panti jompo.

"Saat ini, kondisi Maria Branyas, baik-baik saja," kata petugas panti jompo, seperti dilansir dari Deutsche Welle (DW) pada 15 Mei lalu. Menurut petugas tersebut, lansia Maria Branyas tampaknya bosan setelah melakukan isolasi mandiri di kamarnya.

Dalam sebuah video yang ditayangkan oleh TV3 Spanyol, Branyas menggambarkan petugas panti jompo sebagai pribadi yang sangat baik dan sangat penuh perhatian. Ia juga mengaku beruntung dapat menikmati layanan kesehatan yang terbaik.

Secara terpisah, juru bicara dari masyarakat setempat, menyebut kondisi Maria baik-baik saja. Hal itu diungkapkannya kepada kantor berita AFP setelah Maria dinyatakan sembuh.

"Kondisinya sudah lebih baik sekarang. Minggu lalu, kita melakukan tes terhadapnya dan hasilnya negatif," kata juru bicara itu, pada Selasa, 19 Mei 2020.

Centenarian mengalahkan pandemi
Maria Branyas diketahui lahir di San Francisco pada tahun 1907 dari orang tua Spanyol. Maria kemudian pindah ke Spanyol bersama keluarganya pada usia 8 tahun. Maria juga merupakan korban selamat dari pandemi Flu Spanyol tahun 1918 dan juga saksi mata atas perang saudara Spanyol.

Maria diketahui memiliki tiga anak, sebelas cucu (satu di antaranya sekarang berusia 60 tahun) dan 13 cicit.

Sejauh ini, lansia seperti Maria Branyas merupakan kelompok yang paling rentan terhadap COVID-19. Pandemi ini telah merenggut beberapa nyawa di panti jompo tempat Maria tinggal, yang terletak di timur kota Olot, menurut juru bicara masyarakat setempat itu.

Selain Maria Branyas, diketahui ada dua wanita centenarian (berusia lebih dari 100 tahun) lainnya yang berhasil pulih dari virus corona. Masing-masing berumur 101 dan 107 tahun. Mereka juga masuk kategori wanita tertua di Spanyol yang berhasil menghadapi Covid-19.

Sementara itu, di Inggris, Connie Titchen, perempuan berusia 106 tahun juga dinyatakan sembuh dari Covid-19. Ia diperbolehkan pulang dari rumah sakit, setelah sebelumnya harus mendapatkan perawatan intensif cukup lama.

Sejauh ini, Maria Branyas diyakini sebagai orang tertua yang hidup di Spanyol. Usianya telah mencapai 113 tahun, dan hampir empat tahun lebih muda dari wanita tertua di dunia, Kane Tanaka asal Jepang. (jack)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad