Jakarta

[Jakarta][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Sport

[Sport][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Kolom

[Kolom][bleft]

Dua Pasien Terinfeksi Virus Corona Bisa Dipulangkan Jika Hasilnya Negatif


Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, saat memberikan keterangan kepada wartawan di area rumah sakit di Jakarta Utara, Rabu, 4 Maret 2020. ANTARA/Aria Cindyara

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM-  Dua pasien yang positif terinfeksi virus corona bisa dipulangkan setelah dua kali pemeriksaan dan dinyatakan sembuh. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso Mohammad Syahril.

Diungkapkan, pemeriksaan dilakukan setelah pasien diisolasi selama lima hari.

“Kami menunggu pemeriksaan hari kelima besok. Mudah-mudahan hasilnya negatif. Kami periksa lagi negatif dua kali dan keadaannya baik, ya, kami pulangkan,” kata dia di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis, 5 Maret 2020.

Syahril menjelaskan saat ini dua pasien positif virus corona yang terdiri dari perempuan berusia 31 tahun, dan ibunya 64 tahun, dalam kondisi baik. Menurut Syahril, keduanya sudah tak lagi mengalami demam. “Tidak ada demam, nyeri tenggorokan tidak ada, sesak juga tidak ada. Masih batuk-batuk kecil, lah,” kata Syahril seperti dikutip dari Tempo.co.

Saat ini ada sembilan pasien yang diisolasi terkait virus corona. Syahril menjelaskan, RSPI Sulianti Saroso kemarin, Rabu, 4 Maret 2020, kedatangan dua orang pasien. Keduanya memiliki riwayat kontak langsung dengan dua orang pasien warga Depok yang sebelumnya dinyatakan positif virus corona.

Meskipun kedatangan dua pasien baru, RSPI Sulianti Saroso memulangkan satu orang pasien Warga Negara Asing lantaran dinyatakan negatif virus corona. Dokter juga memindahkan satu orang pasien dari ruang isolasi ke ruang perawatan biasa karena juga dinyatakan negatif. “Jadi, dua pasien masuk (ruang isolasi), dua pasien keluar,” kata Syahril.

Seperti diberitakan Mediajakarta.com sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua warga Indonesia yang positif terpapar virus corona.

"Sudah ditemukan, ternyata orang yang telah terkena virus korona ini berhubungan dengan 2 orang, seorang ibu yang umurnya 64 tahun dan putrinya yang berumur 31 tahun. Dicek oleh tim kita, ternyata pada posisi yang sakit. Dicek dan tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Pak Menteri Kesehatan bahwa ibu ini dan putrinya positif korona,"kata Presiden Jokowi dalam keterangan persnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 2 Maret 2020 .(TC/MJ)

Tidak ada komentar: