Jakarta

[Jakarta][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Sport

[Sport][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Kolom

[Kolom][bleft]

Anies Imbau Optimalisasi Upaya Pencegahan dan Penganggulangan Musibah di Jakarta


 
JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM-Gubernur Provinsi DKI Jakata, Anies Baswedan, menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-101 Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) Provinsi DKI Jakarta di Jl. Kyai H. Zainul Arifin No.71, Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat pada Minggu (1/3) pagi. 
 
Dalam kesempatan tersebut, Anies menyampaikan optimalisasi inovasi yang harus dilakukan oleh petugas dalam upaya pencegahan dan penanggulangan musibah di wilayah Jakarta.

"Dalam waktu satu abad ini, berbagai kejadian kebakaran telah terjadi di kota kita. Tapi, kita bersyukur bahwa adanya Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan yang tidak ternilai perannya telah berhasil mencegah dan mengurangi dampak yang lebih besar dari kejadian-kejadian peristiwa kebakaran itu. Di tengah perkembangan kota Jakarta yang makin dinamis, potensi ancaman makin besar. Karena itu, kita harus selalu lakukan inovasi dan serius untuk memikirkan dan menyiapkan langkah-langkah terbaik untuk pencegahan," ungkap Gubernur Anies.

Gubernur Anies menegaskan, para petugas Disgulkarmat harus memiliki kemauan untuk terus-menerus meningkatkan kemampuan diri dan belajar mencari cara untuk mengerjakan perubahan ke arah lebih baik. Gubernur Anies menyebut, tantangan musibah di tengah masyarakat mengharuskan inovasi muncul melalui perspektif baru dan peningkatan kinerja melalui siklus pengalaman-pelajaran-pelaksanaan.

"Saya ingin sampaikan bahwa di saat musibah terjadi, mayoritas kita menjauhi lokasi musibah. Tapi saudara-saudara mendatangi lokasi musibah. Saudara-saudara hadir di sana, menyelesaikan musibah menjadi operasi penyelamatan. Kepada saudara-saudara, kita sampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya," ujar Anies melalui keterangan tertulisnya yang diterima Mediajakarta.com.
 
Anies menuturkan, banyak kejadian musibah kebakaran di Jakarta akibat kelalaian penggunaan bahan bakar (gas maupun minyak) ataupun hubungan pendek arus listrik. Karena itu, Gubernur Anies berharap para petugas Disgulkarmat dapat terus melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan gerakan mengajak perubahan perilaku pengelolaan aliran listrik di seluruh permukiman warga hingga ke setiap kampung Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Anies juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah berjasa dalam upaya penanggulangan kebakaran dan penyelamatan di wilayah DKI Jakarta, yaitu

1. Prof. Ir. Yulianto S. Nugroho, Ph.D sebagai Wakil Ketua Forum Komunikasi Kebakaran Provinsi DKI Jakarta;

2. Koesnanto sebagai anggota Satgas Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Jambi pada tanggal 16 September s.d. 3 Oktober 2019;

3. Gatot Sulaiman sebagai peserta Skill Competition Singapura tahun 2019;

4. Sihono sebagai tokoh masyarakat peduli kebakaran kota administrasi Jakarta Pusat;

5. Prof. Dr. Manlian Ronald A. Simanjuntak sebagai akademisi peduli kebakaran;

6. Alm. Waryo B. Tasdik sebagai petugas pemadam kebakaran yang gugur pada saat melaksanakan tugas;

7. PT. Citra Marga Nusaphala Persada atas kontribusinya dengan membuat pos pemadam kebakaran di Kel. Warakas, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Sekali lagi, saya sampaikan apresiasi dan terima kasih. Dan saya berharap kerja keras dan kerja tangguh selama ini jangan pernah dianggap sebagai beban. Saya sering sampaikan Bapak / Ibu / Saudara sekalian berada di tempat ini mewakili kita semua untuk menyelamatkan warga Jakarta. Itu bukan beban, itu bukan suatu yang berat, tapi pandanglah itu sebagai Anda dapat kehormatan mewakili kita semua untuk menyelamatkan saudara-saudara kita. Pandang itu sebagai kehormatan, karena itu jaga karakter, jaga integritas, kerja dengan total dan tuntas," pungkas alumnus HMI ini (Wan)

Tidak ada komentar: