Pemerintah Indonesia Kawal Kepulangan 285 WNI Peserta Observasi Dari Natuna - Mediajakarta.com | Situs Berita Jakarta Terkini

Post Top Ad

Pemerintah Indonesia Kawal Kepulangan 285 WNI Peserta Observasi Dari Natuna

Pemerintah Indonesia Kawal Kepulangan 285 WNI Peserta Observasi Dari Natuna

Share This

NATUNA, MEDIAJAKARTA.COM- Pemerintah Indonesia melalui  sejumlah kementerian dan lembaga negara mengawal kepulangan 285 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Natuna, Kepulauan Riau, setelah menjalani proses observasi, Sabtu (15/2).

Kementerian/Lembaga negara itu meliputi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Observasi kesehatan yang dijalani para peserta WNI tersebut dipantau secara ketat 24 jam sesuai standar protokol Badan Kesehatan Dunia (WHO) selama 14 hari, terhitung sejak mereka dijemput dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terkait Virus Corona (COVID19/2019-nCov) pada Sabtu (1/2) lalu.

Selama menjalani observasi, para peserta WNI yang lebih banyak merupakan mahasiswa itu diberikan jaminan dan layanan fasilitas memadai serta mengutamakan kenyamanan. Bahkan selama proses observasi mereka tetap bisa mengikuti perkuliahan secara online, berolahraga, bermusik dan berinteraksi sesuai yang dilakukan sehari-hari.

Setelah mengikuti proses observasi, sebanyak 277 orang yang terdiri dari 238 warga, 5 orang dari KBRI yang bertugas mencari warga di Wuhan, kemudian 18 orang kru Maskapai Batik Air dan TNI AU, 11 orang tim Kesehatan RSPAD dan tim Kemenkes yang bertugas selama observasi dan 5 orang pengamanan Mabes TNI tersebut dinyatakan dalam keadaan sehat dan bugar. Kondisi tersebut tidak berbeda seperti saat sebelum mereka menjalani observasi sebagai prosedur yang harus dilakukan sesuai standar WHO usai dijemput dari RRT.

Pemulangan%2BWNI%2Bdi%2BNatunaMelalui keterangannya, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memastikan bahwa para peserta WNI tersebut sehat dan ceria selama menjalani rangkaian observasi yang dijaga ketat sesuai protokol kesehatan WHO hingga selesai.

"Itu proses protokol kesehatan dari WHO yang kita ikuti secara ketat. Karantina di Natuna juga ketat diawasi, dicek harian. Sekarang sudah 14 hari, memang protokolnya seperti itu," ujar Presiden dalam keterangannya di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (14/2).

Hal tersebut sekaligus menepis kekhawatiran mengenai kondisi para WNI selepas kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

“Kalau sekarang mereka kembali ke masyarakat itu dipastikan bahwa prosedur (observasi) telah dilalui. Saya harapkan masyarakat bisa menerima apa adanya karena mereka sudah melalui observasi selama 14 hari. Tidak perlu takut. Terima (mereka) apa adanya. Tidak ada masalah,” tuturnya.

Apa yang disampaikan Kepala Negara tersebut juga dikonfirmasi oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sesaat sebelum berangkat mengawal kepulangan para WNI dari Natuna di Bandara Halim Perdanakusuma bersama Menko PMK Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Doni Monardo dan tim pendukung lainnya.

“Sampai detik ini laporannya semuanya (WNI peserta observasi) sehat,” ungkap Terawan Sabtu (15/2).

Lebih lanjut, Terawan juga meminta doa restu dan dukungan kepada seluruh pihak semoga proses pemulangan dapat berjalan lancar sehingga mereka dapat kembali bertemu keluarga di kampung halamannya masing-masing.

“Saya mohon doa restu dan dukungannya semoga semuanya berjalan lancar sehingga mereka dapat kembali ke pelukan keluarganya dan lingkungannya dengan baik dalam suasana yang bahagia,” pinta Terawan. (Wan)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad