Jakarta

[Jakarta][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Sport

[Sport][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Kolom

[Kolom][bleft]

Ini Wilayah Terdampak Banjir di Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Pompa dan Kebutuhan Pokok


JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta pada Jumat malam (7/2) hingga Sabtu siang (8/2) membuat sebagian jalan dan permukiman warga terdampak genangan. 

Diketahui sebelumnya, hingga Sabtu (8/2) pukul 18.00 WIB, wilayah yang terdampak genangan, yaitu Jakarta Pusat (4 RW), Jakarta Utara (24 RW), Jakarta Barat (9 RW), Jakarta Selatan (12 RW), dan Jakarta Timur (50 RW). Ketinggian genangan saat itu yakni sekitar 10 - 30 cm hingga 70 - 100 cm.

Namun, berdasarkan data dari Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta, hingga Minggu (9/2) pagi, pukul 06.00 WIB, genangan tersisa terdapat di Jakarta Timur (13 RW). Sedangkan, wilayah lain telah surut dan selesai ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dan PPSU Kelurahan.

"Ketinggian air di 13 RW Jakarta Timur saat ini sekitar 10 - 30 cm dan 60 - 90 cm. Penyebabnya adalah curah hujan yang tinggi dan meluapnya Kali Ciliwung, Kali Sunter, Kali Buaran, dan Kali Jati Kramat," ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Subejo dalam keterangan persnya yang diterima Mediajakarta.com.

Subejo menambahkan, penanganan yang telah dilakukan yaitu pengerahan pompa dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dan dibantu oleh PPSU Kelurahan terkait. "Dari BPBD, kami juga menyiapkan bantuan kebutuhan pokok, seperti air mineral, tikar, terpal, matras, biskuit, selimut, peralatan mandi, hingga perlengkapan anak-anak. Semua yang dibutuhkan warga itu kami bantu siapkan," imbuhnya.

Saat ini, terdapat 8 (delapan) lokasi pengungsian di Jakarta Timur. Kendati genangan di Kota Administrasi lainnya telah surut, namun sejumlah warga masih mengungsi. Di antaranya, di Jakarta Utara, terdapat 1 (satu) lokasi pengungsian; dan di Jakarta Selatan, terdapat 2 (dua) lokasi pengungsian. Sebagian warga yang masih mengungsi tersebut lantaran menunggu pembersihan lokasi pascabanjir, yang mana air telah surut di tempat tinggal mereka.

Pemprov DKI Jakarta terus bersiaga selama musim penghujan. Melalui Satgas Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Satgas Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, BPBD Provinsi DKI Jakarta, dan PPSU Kelurahan, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan pompa mobile, membersihkan dan melancarkan tali air, membersihkan sampah maupun lumpur di saluran air, untuk memastikan genangan cepat surut, baik itu di ruas jalan hingga kawasan permukiman.

Selain itu, petugas gabungan dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, Kelurahan, Kecamatan, dan Puskesmas turut dikerahkan guna memastikan kondisi warga terdampak genangan dan menyiapkan lokasi pengungsian. Petugas gabungan juga mendistribusikan disinfektan untuk permukiman warga yang terdampak banjir dan genangan, guna meminimalisir penyebaran penyakit pascabanjir dan genangan. (Wan)

Tidak ada komentar: