Jakarta

[Jakarta][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Sport

[Sport][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Kolom

[Kolom][bleft]

Pasca Serangan ke Akun Epilepsy Foundation, Twitter larang unggah file PNG animasi


JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Twitter melarang pengguna mengunggah file gambar PNG animasi (APNG) pada platformnya, setelah serangan terhadap akun Twitter Epilepsy Foundation dengan kiriman gambar animasi yang berpotensi menyebabkan kejang pada orang yang peka terhadap cahaya, termasuk penderita epilepsi.
 
Twitter menemukan bug yang memungkinkan pengguna melewati pengaturan putar otomatisnya, dan mengizinkan beberapa gambar animasi dalam satu tweet menggunakan format file APNG.
“Kami ingin semua orang memiliki pengalaman yang aman di Twitter,” tulis Twitter melalui akun Aksesibilitas Twitter, @TwitterA11y, Selasa.

“APNG menyenangkan, tetapi mereka tidak menghargai pengaturan putar otomatis, jadi kami menghapus kemampuan untuk menambahkannya ke Tweet. Ini untuk keselamatan orang-orang yang peka terhadap gerakan dan gambar yang berkedip-kedip, termasuk mereka yang menderita epilepsi,” tambah Twitter.

Tweet dengan gambar APNG yang ada tidak akan dihapus dari platform, hanya akan ada file jenis GIF yang dapat menghidupkan gambar yang bergerak.
Dikutip dari laman The Verge, Twitter telah mengklarifikasi lebih lanjut bahwa file-file APNG tidak
digunakan untuk menargetkan Epilepsy Foundation, tetapi dengan adanya bug itu berarti file-file tersebut dapat digunakan untuk melakukannya di masa depan seandainya Twitter tidak melarangnya.

Serangan pada akun Twitter yayasan Epilepsy Foundation terjadi bulan lalu, saat Bulan Kesadaran Epilepsi Nasional, dengan menggunakan tagar untuk memposting gambar animasi dengan efek cahaya.

Tidak diketahui berapa banyak orang yang mungkin terkena dampak serangan itu, tetapi yayasan mengatakan pihaknya bekerja sama dengan petugas penegak hukum dan telah mengajukan pengaduan pidana terhadap akun yang diyakini terlibat.

Sebuah gambar animasi dapat dianggap sebagai senjata mematikan, menurut pengadilan Texas pada 2016, setelah seorang pria mengirim GIF yang berkedip kepada jurnalis Kurt Eichenwald, yang menderita epilepsi. Gambar itu menyebabkan Eichenwald mengalami kejang.

Twitter mengatakan “berencana membuat fitur serupa yang lebih baik untuk pengguna dan pengalaman Twitter pengguna” sebagai pengganti APNG (The Varge/Ant/MJ)

Tidak ada komentar: