Jakarta

[Jakarta][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Sport

[Sport][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Kolom

[Kolom][bleft]

Warga Palestina Sami Abu Diyak Wafat di Penjara Israel

 
TEPI BARAT, MEDIAJAKARTA.COM- Tahanan Palestina di penjara-penjara Israel mengumumkan masa berkabung selama tiga hari menyusul kematian Sami Abu Diyak (36), tahanan pengidap kanker yang telah meninggal pada Selasa pagi (26/11/2019) menyusul kelalaian medis yang dilakukan pihak Israel.

Dikutip Mediajakarta.com dari Suarapalestina.com, para tahanan memutuskan untuk mengenakan pakaian hitam dan menyebut nama rekan mereka yang terbunuh, Sami Abu Diyak.

Para tahanan juga mengumumkan keadaan siaga dan mulai meneriakkan Takbir dan mengetuk gerbang sel setelah kematian Abu Diyak.

Israel sebaliknya menutup semua sebagai antisipasi setiap konfrontasi yang mungkin terjadi.

Komite Tahanan dan Mantan Tahanan telah memperingatkan berbulan-bulan lalu bahwa Abu Diyak berada dalam kondisi yang sangat kritis dan dia bisa meninggal kapan saja akibat penolakan Israel untuk memberikan perawatan medis.

Abu Diyak dijatuhi hukuman tiga kali seumur hidup dan 30 tahun penjara. Dia menderita kanker akibat kesalahan medis yang disengaja Israel empat tahun lalu, ketika dokter-dokter Israel mengeluarkan bagian-bagian ususnya yang menyebabkannya menderita kanker.(T.RA/S: QNN/SPNA/MJ)

Tidak ada komentar: