Jakarta

[Jakarta][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Sport

[Sport][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Kolom

[Kolom][bleft]

Warga Bengkalis Temukan Gajah Liar Membusuk


BENGKALIS, MEDIAJAKARTA.COM- Warga Kelurahan Balai Raja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis menemukan bangkai seekor gajah liar. Kondisi satwa yang memiliki belalai itu memprihatinkan karena membusuk.

“Iya, kita mendapat informasi dari masyarakat adanya temuan bangkai gajah. Lalu kami menurunkan tim ke lokasi di Kecamatan Pinggir,” ujar Koordinator LSM Rimba Satwa Foundatin (RSF), Zulhusni, Senin (7/10).

Menurutnya, gajah itu dulunya pernah terkena jerat karena ada tanda bekas luka di kakinya. Kematian gajah itu saat ditemukan bukan karena jeratan. Namun, kakinya yang pernah terjerat beberapa tahun lalu tampak masih terluka.

“Pada 2018 lalu mendapat perawatan medis dari pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.‎ Karena sejak terkena jeratan pada 2011 lalu, luka di kakinya tak sembuh,” ucapnya seperti dikutip dari Merdeka.com.

Tim medis BBKSDA telah mengobati luka di kakinya bekas jeratan yang tak kunjung sembuh. Kemudian gajah dilepaskan ke habitatnya untuk hidup seperti biasanya.

Namun setahun setelah diobati, gajah tersebut ditemukan sudah menjadi bangkai tak jauh dari lokasi SMK 1 Pinggir di Kelurahan Balai Raja, Kabupaten Bengkalis.

“Gajah itu diberi nama Dita. Kita sangat merasa kehilangan. Apalagi Dita merupakan salah satu gajah yang tersisa dari kelompok gajah di suaka marga satwa Balai Raja,” terang Husni.

Mirisnya, kondisi suakamarga satwa Balai Raja yang merupakan habitat gajah justru beralih fungsi. Tak sedikit masyarakat membangun kebun di lokasi bahkan juga tempat tinggal (MC/MJ)

Tidak ada komentar: