Jakarta

[Jakarta][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Sport

[Sport][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Kolom

[Kolom][bleft]

Jusuf Kalla : Persoalan Papua Adalah Masalah Domestik Indonesia

Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan bahwa persoalan Papua adalah masalah domestik Indonesia dan pemerintah tidak akan memperlebar isu Papua menjadi masalah internasional.

Jusuf Kalla, yang akrab dipanggil JK, juga mengatakan bahwa kritik internasional terhadap krisis di Papua sifatnya sangat kecil dan terbatas, karena kejadian di Papua bukan merupakan suatu pelanggaran HAM.

“Kritik internasional (terhadap krisis Papua) itu suatu yang sangat kecil, terbatas. Karena itu bukan merupakan suatu pelanggaran HAM, tetapi merupakan sesuatu yang terjadi akibat gesekan-gesekan antar masyarakat,” kata JK seperti dikutip Mediajakarta.com dari VOA.

JK juga menambahkan bahwa pemerintah menerima kritik itu sebagai suatu upaya perbaikan, tetapi juga mengingatkan bahwa negara lain juga mempunyai tanggung jawab untuk saling bekerja sama, saling membantu bila ada masalah. Selanjutnya, JK mengatakan bahwa selama ini pemerintah Indonesia sudah sangat besar proporsi perannya dalam membangun Papua.

Ketika ditanya apakah pemerintah siap berdialog soal Papua, Wapres JK mengatakan bahwa prinsip dasar bangsa Indonesia adalah segala konflik bisa diselesaikan secara dialog dan pemerintah selalu siap untuk mendahulukan dialog. Namun, JK menambahkan bahwa dialog itu harus dapat mewakili aspirasi yang ada di masyarakat (Papua) dan dialog yang dilakukan harus dalam konteks sama-sama sebagai satu bangsa.

Ketika disinggung mengenai pencalonan Indonesia sebagai anggota Komisi HAM PBB untuk 2020, Wapres Jusuf Kalla mengingatkan pentingnya Indonesia berperan aktif dalam Dewan HAM PBB, karena konstitusi Indonesia, UUD 1945 mengamanatkan untuk ikut menjaga perdamaian dunia berdasarkan kesejahteraan, kemanusiaan, dan keadilan sosial.

“Semua apa-apa tujuan perdamaian di dunia ini kan menyangkut HAM. Indonesia juga ikut serta dalam pendirian Dewan HAM itu. karena itu Indonesia mencalonkan diri untuk menjadi anggota Komisi HAM itu,” tambah Jusuf Kalla. (VOA/MJ)

Tidak ada komentar: