Jakarta

[Jakarta][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Sport

[Sport][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Kolom

[Kolom][bleft]

Dua Unit Alat Berat Terseret Arus Pintu Air Manggarai

Banjir di DKI 2013. Foto:opak/kcc
JAKARTA, MJ - Melubernnya Kali Ciliwung rupanya menghanyutkan dua unit alat berat milik Pemprov DKI dalam banjir yang terjadi di Jakarta kali ini. Sehari-hari, dua unit alat berat itu (backhoe, red) difungsikan untuk mengeruk lumpur yang. Namun, pada peristiwa kali ini backhoe tersebut terseret arus akibat meluapnya dan deras arus dari pintu air Manggarai.

"Ini karena derasnya aliran dari Pintu Air Manggarai yang dibuka 30 cm, sehingga alat-alat di sepanjang Kali Ciliwung terseret," terang Kepala Proyek, Panjaitan, di Jembatan Kali Ciliwung, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (18/1).

Panjaitan mengatakan 1 unit crane dan 1 unit eskavator itu sempat terseret hingga 50 meter. "Alat-alat ini ada yang putus sling dan ada yang bocor bagian pontonnya," kata Panjaitan.

2 unit alat berat lain dikerahkan untuk menjaga stabilitas crane dan eskavator yang terseret tersebut. Alat berat itu diletakkan di Jembatan Kali Ciliwung Jalan Diponegoro.

Sementara 2 alat berat yang terseret masih berada di dalam Kali Ciliwung. Alat berat berwarna hijau tersebut tampak terperosok dan tertutup arus kali.

"Alat ini hanya menahan supaya crane dan eskavator yang rusak tidak semakin tenggelam," katanya.

2 alat tersebut terseret sejak Jumat (16/1) pukul 22.00 malam tadi. Hingga saat ini 2 alat berat lain terus bekerja menahan alat yang rusak itu.

"Kami terus upayakan agar tidak semakin bergeser kalau alirannya tambah deras," terang Panjaitan.

Sementara itu ruas Jalan Diponegoro saat ini terpantau padat. 2 Eskavator yang digunakan untuk mengangkat eskavator dan crane yang rusak tersebut memakan hingga setengah badan jalan.

Polisi memasang 'police line' agar 2 unit backhoe itu bisa dievakuasi. Lantaran kejadian tersebut, warga berbondong-bondong 'menikmati' pemandangan yang berlangsung di Jl. Diponegoro ini. (AS/TMC/ESC/DC/K1).

Tidak ada komentar: