Jakarta

[Jakarta][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Sport

[Sport][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Kolom

[Kolom][bleft]

Pohon di Jakarta Warisan Ali Sadikin

Ilustrasi pohon tumbang.
JAKARTA, MJ- Sebagian besar pohon yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan warisan zaman Gubernur Ali Sadikin (1966-1977). Pada awalnya pohon yang ditanam jenis angsana dan pohon akasia.

Namun pohon akasia berangsur-angsur mulai ditiadakan. Seluruh pohon yang dikelola Pemprov DKI saat ini berjumlah sekitar 4 juta batang. Semuanya tersebar di taman, pinggir jalan, dan halaman kantor pemerintah.

"Memang benar, sebagian besar ditanam sekitar tahun 1970 an. Tetapi kami mulai melakukan peremajaan bertahap sejak tahun 1990," kata Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Catharina Suryowati, Jumat (11/1/2013) di Jakarta.

Seiring dengan cuaca yang buruk belakangan, Catharina mengimbau agar warga berhati-hati melintasi sekitar pepohonan ketika angin kencang berembus. Sebagian pohon rawan tumbang, namun pohon tersebut akan segera ditangani serius.

Seandainya ada pohon tumbang yang menimpa warga, Pemprov DKI menyediakan santunan bagi korban pohon tumbang. "Santunan kami sediakan paling besar Rp 10 juta per orang, tergantung dari seberapa parah kondisi korban," katanya.

Sementara syarat korban menerima santunan itu antara lain menyediakan foto kopi kartu identitas, surat dokter, dan surat keterangan dari kepolisian jika kendaraan yang tertimpa pohon.

Pohon Tumbang

Angin kencang yang melanda Jakarta Kamis lalu menumbangkan 82 pohon, 10 batang di Jakarta Pusat, 7 batang di Jakarta Utara, 54 batang di Jakarta Barat, 4 di Jakarta Selatan, dan 7 batang di Jakarta Timur.
Akibat tumbangnya pohon ini, dua orang tercatat meninggal dunia, dua orang luka ringan. (Kompas.com)