Jakarta

[Jakarta][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Tekno

[Tekno][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Sport

[Sport][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Internasional

[Internasional][bleft]

Kolom

[Kolom][bleft]

Ini Trik Jokowi Agar Anak Jalanan Tak Kabur di Panti Sosial


Jakarta - Gubernur DKI Jokowi akan menampung anak jalanan di panti sosial yang baru diresmikannya. Jokowi memiliki trik jitu agar anak jalanan tidak kabur dari panti sosial. Apa itu?
"Memang ini pendekatan pelayanannya harus berubah dari gaya lama. Saat ini juga banyak rumah-rumah singgah yang dikelola LSM, itu kan pendekatannya lebih baik," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan itu saat meresmikan 4 panti sosial salah satunya di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 4 Jl Karya 19 Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (23/1/2013).

3 Panti sosial lainnya yang diresmikannya yakni Gedung Panti Sosial Asuhan Anak Putera Utama 2 di Tanjung Priok, Jakarta Utara; Panti Sosial Asuhan Anak Putera Utama 6 di Cengkareng, Jakarta Barat; dan Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa di Cipayung, Jakarta Timur.

Jokowi memastikan, fasilitas di panti sosial yang baru diresmikannya itu jauh lebih baik. "(Fasilitasnya) gabungan antara pendekatan LSM dan pelayanan. Jangan sampai di jalanan masih ada anak-anak jalanan," kata suami Iriana ini.

Menurut Jokowi, setiap panti sosial dapat menampung 350 orang. Selain anak jalanan, di panti sosial itu ditampung juga penyandang tuna grahita.

Namun Jokowi mengingatkan, anak jalanan yang masuk ke panti sosial harus anak yang tidak mampu. Jika tidak akan tersangkut masalah HAM.

"Kalau kita mau tegasin, cara (orang tua) membawa (ke panti sosial) saja keliru, jadi masalah, HAM, ya kan? Ini pendekatan-pendekatan kepada yang tidak mampu, fakir," ucap Jokowi yang mengenakan kemeja sadariah, kalung sarung merah dan peci hitam ini. (nik/mad/detikcom)